Senin, 27 Januari 2014

Tren Kawat Gigi Palsu di Asia

Beberapa hari menjelang tahun 2013 kita telah melihat calon tren fashion dunia yang paling aneh! Kali ini datang langsung dari Asia Tenggara — tempat para remaja menggunakan kawat gigi palsu hanya demi gaya.

Tren ini memang bukan sama sekali baru. Pertama kali konon merebak di Thailand tahun 2006. Tapi sejak itu merebak ke Indonesia, Cina, dan negara-negara lain di Asia. Para remaja membeli "kawat gigi" secara ilegal seharga sekitar Rp 780 ribu sepasang.

Di negara Barat, aksesori kawat gigi terlihat aneh, karena biasanya dikenakan oleh remaja yang kikuk dan penyendiri. Tetapi tidak demikian di negara Timur. Di sini, kawat gigi justru jadi simbol status sebab harganya amat mahal. Sebagai contoh, di Indonesia harga kawat gigi sungguhan bisa mencapai Rp10 juta — angka yang cukup besar bagi sebagian besar keluarga di sini.

Para remaja di Asia kini bisa membeli kawat gigi bohong-bohongan di salon kecantikan setempat. Jika harga di salon tersebut dirasa terlalu tinggi, mereka bisa mencari dengan harga yang lebih murah, yang bisa mereka beli dari rumah, di toko-toko di pasar setempat dan toko online. Jenis yang ditawarkan juga beragam. Kawat gigi palsu tersedia dalam banyak warna serta hadir dalam tema kartun yang beragam, dari Mickey Mouse sampai Hello Kitty.

Beberapa blog fashion menggembar-gemborkan keuntungan dari aksesori yang murah tersebut dan sejumlah situs bahkan menyediakan latihan pemasangan yang dapat dilakukan sendiri. Dengan aksesori aneh yang terus mendunia tersebut, kawat gigi palsu tampaknya akan terus tampil bahkan semakin populer.

Namun hal itu bukan tanpa risiko . Bahkan dokter membuktikan, kawat gigi palsu bisa menimbulkan risiko terhadap kesehatan, jadi bisa berbahaya. Pihak berwenang telah memperingatkan, kawat yang terdapat dalam beberapa kawat gigi palsu bisa mengandung bahan berbahaya. Kawat itu bisa pula menimbulkan luka pada gusi. 

Di Thailand, seorang remaja berusia 17 tahun dari Khon Kaen dikabarkan mengalami kontraksi infeksi tiroid dari sepasang kawat gigi yang tidak berkualitas dan kondisinya yang terus memburuk dan membuatnya mengalami gagal jantung.

Beberapa situs online telah mengingatkan bahwa penggunaan kawat gigi untuk fashion hanya boleh dikenakan paling lama lima bulan. Dan di Thailand, orang-orang yang memproduksi dan menjual aksesori tersebut kini mendapat hukuman penjara sampai dengan enam bulan. Jadi patuhilah, jangan nekat, dan serahkan pada ahlinya.


Sumber : http://id.she.yahoo.com/tren-kawat-gigi-palsu-di-asia-110936832.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar